Tentang: Meninggalkan lalu Merindu

Processed with VSCO with a8 preset
                                                         picture cr.yuridistapp

***

Kehidupan mengajarkan kita sebuah siklus yang sangat wajar, sangat sederhana, namun ketika ditilik kembali, begitu menyakitkan. Siklus yang terkadang begitu sulit dilakukan, sampai-sampai membikin keduabelah pipi memerah karena sepasang mata yang terus menerus hujan. Namun, terkadang siklus itu terasa begitu mudah dilakukan. Begitu tidak terasanya, begitu luwesnya mengikat diri dengan siklus-siklus lain sehingga terkadang, kita tidak sadar telah melaluinya.

Siklus itu kusebut siklus meninggalkan.

Lanjutkan membaca “Tentang: Meninggalkan lalu Merindu”

Tentang: Meninggalkan lalu Merindu

Untukmu, Lelakiku : Bagian Duapuluhtiga

lifeimage cr. weheartit.com

***

Hei. Ini aku. Sudah setahun lagi di sini. Apa kau baik-baik saja di tempatmu?

Kau tahu, kurasa menyapamu tiap tahun adalah satu-satunya janji yang tidak pernah alpa aku tepati. Kau boleh sedikit menyombong, karena sejujurnya aku adalah tipe orang yang tidak terlalu pintar mengingat janji (Itu manusiawi, kan? Jadi jangan mendelik padaku!).

Lanjutkan membaca “Untukmu, Lelakiku : Bagian Duapuluhtiga”

Untukmu, Lelakiku : Bagian Duapuluhtiga