Tiga: Untuk F

                                                                                   picture credit: @yuridistapp

***

Suatu waktu, dia serupa teka-teki yang menekuri negasi.

Ruang diam untuknya menerka perasaan; apakah aku adalah tentang pertanyaan, jawaban, atau keduanya secara bersamaan.

Sedang aku, seseorang dengan cerita-cerita rahasia di ujung tangga; menunggunya tiba.

Aku melukisi jendela yang basah selepas hujan menjejak tanah tentang rapal doa-doa.

Bahwa jika mata itu menemukanku, maka nama itu adalah jamuan utama dalam sepertiga temuku dengan Tuhanku.

Apa yang ada di balik hati, adalah dia yang diam-diam menyentuh jantungmu, lalu memiliki inti jiwamu.

Teka-teki itu suatu kali memperkenalkan diri, lalu pemikiranku rebah di ujung hari

: jika dia, maka aku percaya.

***DING!***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s