[FF/Ficlet] Her Favourite One

jwhntaken from http://www.soompi.com

***

Title : Her Favourite One

Author : Yuridista

Genre : Romance, fluff

Casts : Kim Jiwon, Kang Haneul, Jung Soojung/Krystal, Kang Minhyuk, Park Shinhye, Kim Woobin, Lee Minho

Rating : G

Length : Ficlet-636 w

BGM : Lonely-B1A4

Disclaimer : Seluruh tokoh di dalam fanfiction ini bukan milik penulis. Ide, plot, dan alur cerita murni berasal dari imajinasi penulis. Kesamaan adegan dan tempat kejadian adalah kebetulan semata. Fanfiction ini dibuat hanya untuk kepentingan hiburan. Dilarang copy-paste tanpa seizin penulis.

***

Perasaan itu masih tertinggal di sana, ketika yang bisa dilakukannya hanyalah menatap tak sanggup berucap. Senyum lelaki itu masih sama. Pandangannya masih sama. Hanya saja, dia yang berubah. Hatinya berubah. Dia jatuh cinta.

***

“Aku tidak mengerti kenapa pesta perpisahan harus dilakukan berulangkali begini.” Dari sebelah kirinya, Jiwon mendengar suara Krystal dalam nada merajuknya yang biasa. Tanpa melihat pun dia bisa menebak kalau gadis itu tengah bicara pada Kang Minhyuk yang duduk di seberangnya, kentara sekali minta diperhatikan.

“Nikmati saja, Soojung-i. Tidak setiap hari kau diperbolehkan minum soju sampai teler oleh manajermu, kan?” Terdengar suara Kim Woobin menanggapi, ekspresinya serius tetapi juga geli. Jiwon menyeringai. Oppa yang satu itu memang senang menggoda, apalagi kalau sasarannya adalah anak di bawah umur seperti dirinya dan Krystal.

“Jaga bicaramu, Woobin-ah. Dia masih anak-anak.” Park Shinhye berujar memperingatkan, menepuk pelan bahu lelaki di sampingnya yang hanya membalas dengan cengiran.

Mendengar kata-kata Shinhye barusan, Jiwon melihat Krystal refleks memutar mata. “Demi Tuhan, aku sudah bukan anak-anak lagi, Unnie,” desahnya tak terima. Namun, yang lain justru tertawa-tawa, tak terkecuali Minhyuk-oppanya.

Oppa!” Krystal memberengut seketika, dan tawa Minhyuk terhenti sedetik setelahnya.

“Maaf,” katanya, tetapi Jiwon tahu Minhyuk tidak akan berhenti menganggap Krystal lucu sampai makan malam ini berakhir.

Ah, ngomong-ngomong ini adalah makan malam dalam rangka perpisahan yang keempat (atau kelima?) untuk seluruh artis dan kru drama The Heirs. Sama seperti Krystal, Jiwon sebenarnya juga tidak mengerti dimana letak urgensi mengadakan acara perpisahan sampai berkali-kali. Oh. Mungkin makan malam kali ini ada hubungannya dengan kontrak film Minho-oppa yang baru (Oppa yang satu itu baiknya luar biasa, bisa jadi dia yang mentraktir mereka semua malam ini). Atau bisa juga ini ada hubungannya dengan kesuksesan film Woobin-oppa (Dia juga oppa yang baik, walaupun iseng setengah mati). Tapi kalau dipikir-pikir, ada lebih banyak lagi hal yang bisa dijadikan alasan diundangnya mereka semua ke sini oleh PD-nim. Maksudnya, Minhyuk-oppa juga tengah merayakan kesuksesan konsernya bersama C.N Blue, lalu ada Hyungsik-oppa yang baru saja jadi MC di acara akhir tahun (Jiwon tahu sudah sejak lama oppa yang satu itu bermimpi jadi MC, dia pernah memberitahu Jiwon beberapa waktu lalu), dan Jinhyuk-oppa juga sedang ada proyek drama baru (kali ini dia jadi pemeran utama, itu menjelaskan kenapa senyum di wajahnya tidak hilang-hilang sejak datang tadi).

Lalu…juga ada dia.

Oppa yang itu.

Favoritnya.

“Kudengar kau sudah resmi dicasting untuk Angel Eyes, Haneul-ah? Apa itu benar?” Minho bertanya dari sebelah kanan Jiwon, membuat gadis itu tanpa sadar berjengit  di tempatnya duduk karena nama oppa favoritnya disebut.

Kang Haneul tersenyum miring, mengangguk, lalu menjawab, “Ya, Hyung. Baru dua hari yang lalu, sih, tandatangannya.”

“Wah, selamat, Haneul-ah. Kau memang yang terbaik,” Shinhye berseru senang dari sebelah Minho.

“Trims, Shinhye-ah.”

“Siapa lawan mainmu?” Kali ini, Woobin yang bertanya. Ekspresinya biasa-biasa saja, meski nadanya menyiratkan keingintahuan.

Namun, bagi Jiwon, pertanyaan itu seperti hidup-matinya. Apapun jawabannya, Jiwon tahu setelahnya dia tidak akan baik-baik saja. Membayangkan Haneul beradegan mesra dengan lawan mainnya, siapapun itu, membuat nafsu makannya hilang seketika. Sejujurnya, dia tidak pernah ingin mendengar…

“Nam Jihyun. Kau tahu, Hyung, yang main di To The Beutiful You juga. Iya, kan, Jiwon-i?”

…jawaban Haneul.

Jiwon menelan ludah. Apa yang bisa dilakukannya selain mengangguk sambil tersenyum (dia tidak pandai berbohong, jadi dia hanya berharap yang lain tidak menyadari kalau senyumnya yang ini terpaksa) kalau Haneul memandangnya dengan tatapan seperti itu?

Seperti waktu itu.

Seperti biasanya.

Seperti cara menatap yang membuat Jiwon menyukainya, lalu jatuh cinta.

“Fighting, Oppa,” bisiknya kemudian,mencoba tersenyum lebih lebar lagi untuk oppa favoritnya.

Haneul balas tersenyum. “Terimakasih, Jiwon-i.” Lalu satu tangannya terangkat untuk mengusap kepala Jiwon.

Dan detik itu juga, dia tahu dia tidak peduli dengan alasan apapun yang membuat mereka semua dikumpulkan di sini, mengulangi ritual makan malam perpisahan sekali lagi.

Asal bisa bertemu dengan oppa favoritnya, Jiwon tidak keberatan diundang sekali lagi (atau jutaan kali lagi).

Dia tidak keberatan jatuh cinta jutaan kali lagi.

DING!

Iklan

2 pemikiran pada “[FF/Ficlet] Her Favourite One

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s