Pernah

 

remember

taken from weheartit.com

***

Lalu mata menjadi terbuka, melihat lagi ke balik jalanan yang beku di balik kaca.

Aku mungkin mencoba lupa; bagaimana rasanya tergila-gila.

Dulu, dulu sekali ketika jalanan itu masih melegakan,

aku tak pernah takut untuk berlari, menembus hari berhujan.

Dulu, dulu sekali aku tahu, setelah mendung akan ada cahaya.

Setelah lapang, aku bisa kembali pulang.

Di bagian itu, sepertinya aku tidak akan bisa lupa.

Meski sudah lari dan jatuh berkali-kali.

Aku tetap masih ingat bagaimana rasanya

—pernah jadi yang paling bahagia sedunia.

Iklan
Pernah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s