Merindukanmu

my

taken from http://www.facebook.com

***

Di antara hari-hari yang terlewati,

parodi mimpi, pepohonan yang bernyanyi,

gerhana, dan jejak kaki yang tertinggal di atas pasir,

aku merindukanmu.

Dalam berlembar-lembar puisi,

jutaan kata yang beterbangan,

pesan yang tak sempat tersampaikan,

dan deretan kalimat yang stagnan dan membosankan,

aku merindukanmu.

Ketika ingatan mulai mengabur,

perpisahan tak terhindarkan,

genggaman tangan beranjak lalu,

dan dunia terasa asing,

aku merindukanmu.

Dan ketika bahkan ombak pun tak lagi lembut,

matahari menjauh,

dinding-dinding berbisik iba,

dan aku merasa terlalu lelah,

aku masih merindukanmu.

Rindu pada segalamu

—tempatku pulang di penghujung hariku.

DING!

Iklan
Merindukanmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s