[DBSK Drabbles] Autumn Sketch

minnie

taken from vintagentleman.tumblr.com

***

Title : Autumn Sketch

Author : Yuridista

Genre : Fluff

Cast : Shim Changmin-OC

Rating : G

Length : Drabble-420 w

BGM : Invitation To Me-Lee Seunggi

Disclaimer : Fanfiction ini dibuat semata-mata untuk kepentingan hiburan dan seluruh karakter yang terdapat di dalam fanfiction ini bukan milik penulis. Ide, plot, dan alur cerita murni dari hasil imajinasi penulis. Tidak diizinkan mengcopy-paste tanpa seizin penulis.

***

Jatuh cinta itu soal merasakan—bukan sekedar melihat.

Di musim gugur tahun ini, dia selalu duduk di bangku yang sama sepulang kerja. Ditemani segelas kopi pahit dan sepotong roti selai blueberry, dia akan asyik menggambari buku sketsanya sambil tersenyum-senyum sendiri. Terkadang, orang-orang yang lewat akan memperhatikannya dengan pandang bertanya-tanya—setengah karena terpesona dengan wajahnya yang kelewat tampan, setengahnya lagi karena ingin tahu apakah lelaki tampan sepertinya sudah, eh, sedikit sinting. Well, kenyataannya dia hanya sedang jatuh cinta. Sesederhana itu saja.

***

“Menggambar bangunan itu butuh ukuran, tapi akan berbeda ceritanya kalau kau menggambar wajah seseorang yang kau sukai,” katanya suatu kali, ketika dia dan salah seorang teman sekantornya entah bagaimana sudah berakhir di sebuah kedai minum usai menyelesaikan satu lagi proyek besar pembangunan real estate di pinggiran Seoul.

Si teman mengangkat sebelah alisnya, penasaran. “Butuh apa memangnya?” tanya si teman setelahnya.

Dia menyeringai, kemudian menyentuh dada si teman dengan jari telunjuknya. “Butuh perasaan,” bisiknya dramatis, kemudian tertawa. Tangannya lalu terangkat bersama gelas minumannya, ajakan bersulang kepada temannya.

Si teman memutar mata, tapi toh tetap ikut mengangkat gelasnya juga. “Well, bersulang untuk arsitek paling melankolis sepanjang masa, kalau begitu,” katanya setengah mengejek sebelum gelas mereka berdenting bersamaan.

***

Dia punya prinsip kalau visualisasi selalu lebih baik daripada hanya sekedar deskripsi. Mengabaikan fakta bahwa dia adalah seorang arsitek, baginya definisi visualiasi saja sudah bisa menjelaskan segalanya. Maksudnya, seseorang selalu lebih gampang memahami sesuatu secara visual, kan? Itulah sebabnya kenapa dia benci menulis dan lebih suka menggambar. Masalahnya, sampai sekarang pun cintanya baru bisa mencapai tahap visualisasi—belum realisasi. Dia masih seperti angin bagi gadis yang dicintainya—ada dan nyata, tapi tak bisa dilihat mata. Kalau begini, apa bedanya dia dengan laki-laki lain yang hanya bisa jadi pengagum rahasia?

***

“Changmin-ssi.”

Dia langsung menoleh begitu mendengar suara itu memanggilnya–ah, tidak, maksudnya suara gadis itu. “Ya?” balasnya, merasakan kegugupan perlahan merayapinya.

Si gadis tersenyum seraya melangkah mendekatinya. Bilangnya setelah mereka berdiri berhadap-hadapan, “Jadi, sampai kapan kau mau menunda realisasi proyekmu yang satu itu?”

“Proyek…yang satu itu?” Changmin menyahut bingung, memandang si gadis dengan kening berkerut.

“Maksudku proyek yang ini,” si gadis berujar, kemudian mengacungkan selembar kertas yang sedari tadi disembunyikannya di balik punggungnya. “Secara pribadi aku sangat berharap ini akan menjadi lebih dari sekedar visualiasi. Bagaimana menurutmu?”

Untuk beberapa saat, Shim Changmin hanya bisa berdiri mematung di tempatnya, tidak tahu harus merespon bagaimana. Soalnya, itu, kan…salah satu sketsa wajah si gadis yang dibuatnya seminggu lalu dan disembunyikannya di antara tumpukan kertas di meja kantornya. Demi Tuhan, itu sketsa gadis yang membuatnya jatuh cinta!

DING!

Iklan
[DBSK Drabbles] Autumn Sketch

9 pemikiran pada “[DBSK Drabbles] Autumn Sketch

    1. waaaaa makasih udah mampir lagi dek πŸ˜€ tadi aku mampir ke blogmu, kangen baca tulisan kamu, tapi kecewa karena kamunya belom nulis lagi huhuhu u,u
      eniwei, makasih udah suka changminnya πŸ™‚

    1. ceweknya ngerasa, tapi gak yakin, baru yakin setelah nemu sketsa dia. maksud dari direalisasikan itu adl diungkapin cintanya. si cewek berharap min gak cuma berani diem2 doang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s