Definisi

taken from http://www.google.com

***

Sekali lagi, aku serupa arsitek yang gagal membuat konsep. Rancanganku sempurna, tetapi nol besar realisasinya. Pencerahan bagai lampu-lampu di pinggir jalan yang putus kabelnya, meredup lalu mati begitu saja. Rencana memang gampang dibikin di dalam kepala, tapi kenyataan selalu kelewat kejam—meniadakan segala sampai binasa. Sudah berapa banyak hari kugunakan berimaji, mengira-ngira apakah pilihanku tepat—dengan berbalik arah dan tak lagi berada di sini. Pada akhirnya, entah bagaimana aku akan berakhir di tempat yang sama—dengan luka yang makin berdarah-darah.

Ada satu hal yang sejak awal tidak bisa kumengerti. Itu adalah pertanyaan : kenapa harus aku? Bahkan, sekedar petunjuk tak pernah datang menyambangi pintu rumahku. Padahal di balik jendela aku sudah menunggu, melewati hari yang terik setengah mati atau jam-jam kelam bersama hujan.

Sekali lagi, aku tahu ini tak akan pernah menjadi mudah. Kau dan aku, bagaimana keduanya bisa menjauh ketika tak pernah ada sebentuk definisi?

 

DING!

Iklan
Definisi

2 pemikiran pada “Definisi

  1. hikari berkata:

    karena manusia hanya bisa berencana tapi Allah yang menentukan 🙂 karena sesungguhnya kita sama sekali tidak tahu apapun yang terbaik bagi diri kita. ding 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s