Tahu Diri

taken from rosaslittleparadise.tumblr.com

***

Masih segar, ingatan itu memenuhi kepalaku. Dua cangkir yang sesekali berdenting saling beradu, hujan yang perlahan berubah gerimis di balik jendela, meja bundar di antara sepasang kursi kayu yang bersebarangan, bekas lipstik pada pinggiran cangkir cafe lattemu, sebungkus rokok milikku yang kau tahan dengan tangan kirimu, orang-orang yang saling-silang berlalu-lalang—segalanya masih sejelas seperti ketika aku masih menjadi tokoh utamanya.

Bilangmu suatu waktu, kau terlalu istimewa hingga aku tak akan pernah sanggup untuk lupa. Nyatanya, kau memang selalu benar. Aku tak akan bisa lupa, meski berapa kali pun mencoba.

Kau tahu, kali ini aku sengaja sekali lagi datang kemari bukan untuk dirimu, tetapi untuk diriku sendiri. Aku ingin memaafkan diriku yang masih bersiteguh menunggumu, meski sejak awal aku lah yang terlebih dulu memintamu pergi. Kali ini, aku akan duduk sendiri di satu kursi di meja sudut dekat jendela itu sambil menatapi kursimu yang kosong, yang mengkamuflasekan sosokmu dalam pandangku. Aku akan menyulut rokokku, sambil mendengarkan suaramu yang menegurku berdesing-desing memenuhi indera pendengaranku. Aku akan memesan cafe latte favoritmu, sambil membayangkan kau akan berdecak penuh sarkasme karena pada akhirnya aku mengakui bahwa seleramu selalu sempurna tanpa cela.

Ya, kau memang sempurna. Hanya saja aku yang tidak akan pernah bisa menjadi terbiasa.

Aku tahu diri, makanya tak mampu mencintai. Aku tahu diri, makanya memintamu pergi. Aku tahu diri, makanya tak ingin kau datang lagi. Aku tahu diri, makanya merindumu diam-diam seperti ini.

Sekali itu, aku harus melepaskan genggaman tanganku terlebih dulu.

Namun, sekali itu pula aku tak pernah beranjak satu langkah pun dari tempatku.

Sudahlah, memang aku yang tak bisa bergerak menjauh dari masa lalu—dari cintaku kepadamu.

DING!

Iklan

3 pemikiran pada “Tahu Diri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s