Melarung Rindu

taken from sirenof7seas.tumblr.com

***

Pada satu di antara milyaran detik di sini, aku merasa sendiri.

Diam, menyadari bahwa sepi terlalu mudah untuk dimengerti.

Sepasang mata enggan memejam, dua telinga menolak jadi tuli.

Membersamai jantung yang berdegup nyeri,

ingatan memaksa untuk memutar filmnya sendiri.

Di antara ramai, alih-alih aku hanya ingin sembunyi.

Melarikan diri, setengah mati berusaha menyelamatkan hati.

Aku tak punya jemari untuk ditauti,

aku tak punya bahu untuk disandari.

Tersaruk, aku membiarkan jejakku dikaburkan waktu.

Biar segala yang pahit ikut memudar, tak lagi jadi bayangku.

Kini, izinkan aku sejenak melupakanmu,

setelah seluruh waktu yang kupakai untuk mendiami rasa untukmu.

Bolehkan aku melupakan jalan pulangku,

sebentar saja hilang ingatan atas segala tentangmu.

Pintaku, sekali saja jangan datang kepadaku,

maka itu, biarkan aku melarung rinduku kepadamu.

 

DING!

 

Iklan
Melarung Rindu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s