Ini, Hatiku yang Tak Tahu Malu

taken from http://www.facebook.com

***

Ini, hatiku yang tak tahu malu minta dibuatkan puisi. Karena, bilangnya tanpa pikir tentangmu waktu serasa sudah dimanipulasi. Meski begitu, tak ada putusan yang ingin diajukan banding. Segala telah binasa, sendiri-sendiri beranjak pergi.

Rinduku telah menua, meranggas bersama musim-musim yang kerontang dan panas. Kenang-kenangan yang menggenang di kepala hanya sanggup menggapai batas antara samar dan tiada, kembang-kempis meregang nyawa.

Tidak ada lagi jiwa-jiwa yang mencoba untuk saling berbicara. Tidak ada lagi pasang-pasang mata yang mencoba untuk bertukar sapa tanpa kata. Tidak ada lagi kita.

Malamku dulu adalah tentang sepasang lengan yang memeluk imaji tentangmu, sedang pikirku mencumbui tawamu. Kini, malamku adalah malam-malam tanpa mimpi—kosong melompong seperti penyair yang kehilangan sihir dalam sajaknya. Malamku senyap, dibersamai harap-harapan yang bekasnya masih tertinggal di balik bantal.

Aku adalah aku yang dulu senang bermetafora untuk bilang “aku mencintaimu”. Aku adalah aku yang dulu selalu menautkan namamu dengan kata rindu. Aku adalah aku yang dulu terlalu keras kepala untuk menyerah dan mengaku kalah, bahkan kepada perasaanku yang sebenarnya sudah bau tanah.

Jangan khawatir, ini hanya hatiku yang sedang lupa untuk mengasihani diri sendiri. Tak perlu kamu ambil pusing, apalagi pura-pura peduli. Toh, kemarin dulu aku sudah bilang hendak pergi.

Cukuplah kuberitahu padamu, aku masih berjalan. Menjauh, kemudian hilang. Makanya aku bilang, ini hanya hatiku yang tak tahu malu minta dibuatkan puisi.

 

DING!

 

Iklan
Ini, Hatiku yang Tak Tahu Malu

2 pemikiran pada “Ini, Hatiku yang Tak Tahu Malu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s