Selamat Pagi, Cinta.

taken from discoanimal.tumblr.com

***

Selamat pagi, Cinta.

Tiga kata berderet manis memilin makna. Sebuah sapa yang kupulas sebelum kau membuka mata. Dengan bisik di telinga, kuucap padamu perlahan saja. Takut kau bangun dengan tergesa, dan aku jadi tak bisa mencari-cari alasan untuk bisa menikmati pagi bersamamu sedikit lebih lama.

Selamat pagi, Cinta.

Diam-diam aku berbisik lagi, kali ini dalam hati saja. Karena bibirku sudah keburu meloloskan senyum ketika melihat bagaimana dengan susah payah kau berusaha terjaga dengan menggeliat, mengusap mata, dan berkali-kali menguap. Kau lelah, aku mengerti sepenuhnya. Setelah semalaman menghabiskan seluruh waktu yang kau punya untuk menyelesaikan tulisan yang kau perlakukan bagai kekasih keduamu itu, aku tak perlu berpikir dua kali untuk mempercayai bahwa kau ingin tidur sedikit lebih lama kali ini, melupakan kebiasaanmu yang selalu bangun membersamai matahari. Tapi, maafkan aku, Sayang, aku hanya tak bisa menahan diri untuk membuatmu bangun karena aku, karena suaraku.

Selamat pagi, Cinta.

Ketika akhirnya dengan perlahan sepasang matamu membuka, aku tahu bahwa bibirku telah meloloskan satu senyuman lagi untukmu. Kau melihatku, dan aku bisa melihat bayangan wajahku memantul dari bola-bola matamu. Aku menyukainya, sensasi itu, ketika aku tahu bahwa hanya kau yang bisa melihatku dengan cara itu—dengan caramu. Lalu kau tersenyum dan, ah, bisakah kau membaca rasaku ketika menangkap senyummu? Mungkin tidak, karena kupikir kau tak akan mendapati apa-apa selain bunyi jantungku yang berdentam-dentam terlalu keras.

Selamat pagi, Cinta.

Kau pun balas berucap sapa. Siapa yang tahu kalau bahkan suaramu pun mampu membuatku tersenyum lebih lebar dari sebelumnya? Lalu kita tertawa. Pelan saja, tetapi lama, seraya mengaitkan jari-jemari yang masih tersembunyi di bawah selimut. Seperti ini, sampaikah yang ingin aku katakan kepadamu, Sayangku? Bahwa aku ingin selamanya begini, memiliki pagi hariku bersamamu, hanya kamu.

Selamat pagi, Cinta.

Selamat datang di pembuka hari yang kita lewati sebelum menggosok gigi dan mencuci muka. Selamat datang di tempat di mana dunia hanyalah sebatas ranjang ini serta dinding dan langit-langit yang membatasinya. Selamat datang di masa yang paling ingin kuhentikan waktunya. Selamat datang kembali di sisiku, Sayangku.

Selamat pagi, Cinta.

Karena ketika kau ada, maka aku sempurna.

Iklan
Selamat Pagi, Cinta.

4 pemikiran pada “Selamat Pagi, Cinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s