Masih Cinta

taken from http://www.tumblr.com

***

Kamu, api.

Dan aku, serupa bara,

yang teredam setiap kamu padam.

Kamu, musik.

Dan aku, adalah lirik,

yang terlupa jika kamu tak dicipta.

Kamu, malam.

Dan aku, cahaya di kegelapan,

yang tiada jika kamu tak lagi ada.

 

Mendamba, seperti setiap kisah kepada penutupnya,

adalah aku kepada kamu.

Merindu, seperti ingatan kepada masa lalunya,

adalah aku kepada kamu.

Mencinta, seperti setiap jemari yang terkait satu dengan lainnya

adalah aku kepada kamu.

 

Ketika, dunia berputar dan aku tetap di sini,

Ketika, planet-planet berotasi dan aku tetap di sini,

Ketika, segala berevolusi dan aku tetap di sini,

menunggumu, dan waktumu dikembalikan kepadaku,

mengharapmu, dan jejakmu mendekat kepadaku,

mempercayaimu, dan rasamu bertaut dengan milikku,

maka dari balik jendela aku bicara,

sebuah asa yang menolak untuk mengabur dan dilupa,

bahwa aku—

—masih cinta.

 

DING!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s