Pulang

 

Seperti dua hal yang tak pernah punya cukup tempat untuk berdiri berdampingan,

tetapi selalu punya waktu untuk saling berpunggungan;

itu kita.

Merindu, tapi tak punya nyali untuk mengungkapkan.

Mencari, tapi terlalu takut jika menemukan.

Mengharap, tapi tak pernah bilang karena tak mau dihempaskan.

Kita saling memandang,

meski satu sama lain berada di dua ruang yang tak sama,

setengah mati bersembunyi biar tak ketahuan.

Kita saling mengetahui,

tentang dunia satu sama lain,

tentang mimpi-mimpi dan hal-hal kesukaan,

tentang kenangan dan harapan,

juga hal-hal yang tak sempat diceritakan.

Seperti dua hal yang berpijak di dunia yang sama tapi tak mau saling mengenal,

tetapi selalu punya cara untuk diam-diam menyimpan rasa sendirian;

itu kita.

dan karenanya,

seperti dua orang yang sedang menunggu waktunya pulang,

tidakkah rindu ada hanya untuk dinikmati semata—

agar kita tak akan pernah merasa takut kehilangan?

Iklan
Pulang

2 pemikiran pada “Pulang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s