Merindu (Lagi)

***

Satu hal—

tentang perasaan yang datang tanpa bilang-bilang,

ketika kau telah sangat terbiasa menjadi sendirian;

seolah di tempatmu dunia tidak pernah berputar.

Lalu, tanpa ketuk pintu dulu,

perasaan itu tiba tak tahu malu,

menekanmu dengan hal-hal yang sudah lama sekali tak kau ingat-ingat lagi.

Seperti ledakan, kalau bisa diumpamakan.

Berdesak-desakan, berebut dengan ribut untuk mengisi paru-parumu.

Kali ini, bisamu hanya mengernyit saja.

Membuka mulut saja tak bisa, apalagi berkata-kata.

Ingin protes—lupakan saja.

Perasaan itu, yang tak kenal permisi tadi,

bukan jenis perasaan yang biasa membuka pagimu,

atau menjadi pengantar tidurmu,

Perasaan itu familiar, meski telah menjadi samar-samar.

Seingatmu, perasaan itu banyak berhubungan

dengan senyum, tawa, dan keinginan untuk berhenti saja di sana selamanya.

Perasaan itu, saking sempurnanya,

sampai-sampai tak ingin membuatmu pergi kemana-mana,

sampai-sampai kau sudah merasa cukup dengan seperti itu saja,

sampai-sampai kau lupa,

bahwa tak ada ceritanya bahwa waktu mau menunggu,

dan kisah-kisah yang lain telah bersiap memulai gilirannya.

Hingga ketika kau disentak telak-telak oleh kenyataan,

rasanya jadi sulit sekali untuk benar-benar bangun

dan mulai berjalan—

seperti orang-orang lainnya.

Perasaan itu, yang senyaman ranjang kamarmu

dan sehangat peluk ibumu,

sekarang kau mulai bertanya-tanya mengenainya—

tentang apakah sebenarnya dia hanya ilusi atau bahkan halusinasi,

yang sengaja menggodamu yang sedang sendiri,

mencoba mengaitkan jari dengan hari-hari yang terlalu cepat berganti.

Kau terkadang menerka-nerka,

apakah ketika perasaan itu ditarik kembali dari dunia kecilmu,

kau akan menjadi sama lagi seperti dulu,

ataukah justru tak bisa lagi berdiri untuk memulai revolusi yang lain lagi.

Satu hal—

tentang perasaan yang menghilang sama gesitnya seperti datangnya,

meski enggan kau tetap mau bilang,

sebenar-benarnya kau benci padanya setengah mati.

ya, kau benci sekali merindu lagi.

DING!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s