Kemarikan

 

Kemarikan,

yang retak dan berderak-derak

yang nyeri, dan terluka di sana-sini.

yang patah, dan berdarah-darah.

Kemarikan,

jangan sembunyi,

jangan bermain-main denganku lagi.

Kau sakit, jangan menipu diri sendiri.

Jangan lari, atau pada akhirnya kau yang mati.

Kemarikan,

biar aku yang jaga.

Selama apa pun hari, tak perlu bertanya.

Sepanjang pagi dan setiap malam, aku setia.

Di antara waktu atau di sela jarak, tak ada bedanya.

Kemarikan,

pelan-pelan saja, aku akan menunggu.

Jangan tergesa, tak perlu buru-buru.

Ke manapun, kau pasti bisa menemukanku.

Aku tak pernah pergi, aku selalu bersamamu.

Kemarikan,

biar yang bernanah jadi indah,

biar yang redup jadi bercahaya,

biar detaknya terdengar,

biar kamu merasainya lagi.

Kemarikan,

denganku, tak perlu takut jatuh lagi.

Percaya, aku pernah berjanji,

bahwa kau tak lagi sedang berimaji.

Kemarikan padaku…

…hatimu.

Iklan

4 pemikiran pada “Kemarikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s