Untuk Si Pengalih Perhatian (A Love Letter Pt.2)

 

kamu harus selalu bahagia, ya…

Ada satu hari di mana aku benar-benar berpikir bahwa kau adalah pengalih perhatian terbaik yang dihadiahkan Tuhan untukku.

Kau ada, tepat ketika aku bertanya-tanya bagaimana bisa sebuah hati patah berkali-kali, hingga rasanya bekas lukanya pun tak akan bisa dihilangkan lagi.

Di suatu tempat jauh di sana, kau menyapaku dengan sebentuk senyum yang tak akan pernah mau aku lupa, meski aku harus menukarnya dengan ingatan-ingatan lain di dalam kepala.

Kau tahu, aku bahkan jatuh cinta padamu hanya karena membaca sebuah cerita.

Cerita yang dengan menakjubkannya bisa menarikku begitu cepat ke dalamnya, ikut berpusar di dalam alurnya, dan membuatku nyaris gila hanya karena hampir tak bisa membedakan mana yang mimpi mana yang nyata.

Cerita itu mempengaruhiku begitu hebatnya, hingga aku percaya bahwa kau yang ada di dalamnya adalah kau yang sebenar-benarnya, sama nyatanya dengan keberadaan dirimu yang sesungguhnya.

Kau yang memiliki hati terlalu baik, kau yang sebenarnya terlalu rapuh di dalam tapi setengah mati ingin menyembunyikannya, kau yang luar biasa penyayang, kau yang tidak bisa tidak memaafkan, kau yang selalu berusaha terlihat kuat meski sebenarnya telah hancur berkali-kali tapi tak mau mengakuinya—kau yang seperti itu adalah kau yang telah membuatku jatuh cinta sejatuh-jatuhnya.

Kau, pengalih perhatianku, aku tidak tahu kenapa pada akhirnya mencintaimu jadi terasa begini berat.

Hidupmu yang penuh drama rasanya telah menyeretku terlalu jauh bersamanya, membuatku bisa tiba-tiba saja menangis atau tertawa karenanya.

Kisahmu mengajariku tentang betapa berharganya arti sebuah persahabatan, sebuah ikatan yang kini aku pahami nyaris sama kuatnya dengan ikatan antara ibu dengan anaknya.

Apa yang kau lakukan menyadarkanku bahwa tidak ada gunanya kita memaksakan diri untuk terus berputar-putar di masa lalu, bertanya-tanya tentang hal-hal yang kita tahu tak akan pernah kita temukan jawabannya meski berapa kali pun kita mencoba. Kau membuatku mengerti bahwa apapun yang terjadi, kita harus terus berjalan ke arah masa depan, seberapa sakit dan beratnya itu.

Dan karena semua itu, aku menjadi semakin kuat setiap harinya.

Tapi di sisi lain, setiap kali melihat senyummu yang tak pernah lagi mencapai mata itu, aku akan patah hati lagi.

Maksudku, kau yang mengajariku untuk menghadapi segala hal dengan berani, jadi harusnya kau melakukannya dengan lebih baik, kan?

Oke. Mungkin tidak juga. Karena lebih dari itu semua, aku tahu bebanmu jauh lebih besar dari yang kau perlihatkan kepadaku—kepada kami semua yang mencintaimu. Tapi kuharap kau tak lagi memaksakan diriku untuk bisa dilihat dunia sebagai seseorang yang sempurna yang seolah tak punya satu hal pun masalah yang bisa membuatnya bersedih. Kuharap jika kau bilang kau baik-baik saja, maka memang begitulah adanya. Dan kuharap suatu hari nanti aku bisa melihat lagi senyummu yang menular sampai ke mata—senyum yang membuatku jatuh cinta…

Karena sejujurnya, yang aku inginkan adalah kau benar-benar bahagia, pengalih perhatian terbaikku di dunia!

 

Salam,

Aku—yang sudah setengah mati kau alihkan perhatiannya.

Iklan

8 pemikiran pada “Untuk Si Pengalih Perhatian (A Love Letter Pt.2)

  1. annyeong unnie.. dr kmarin nyoba ngoment g bsa2.. šŸ˜¦
    apakah skrang bsa y?
    aku suka kata2nya tp agak kurNg ngerti mksudnya,
    mngkin gara2 cpet2 bacanya..

    unnie, aku sii @nda_jlek .. hehehe

    1. halo saeng šŸ˜€
      wah, ganti nickname ini ceritanya?
      coba2 blg ga ngertinya dibagian mana? mgkn gegara saking dalemnya cinta aku sm yunho kali saeng *geplak*

      1. abisnya kmarin2 g bsa komen.. jd ganti z nickname ny
        udah baca lg, dh ngertii šŸ˜›

        unnie, kpan bikin YoonHae lg.. hehe

      2. oalah gt to crtnya.
        asik. sip deh kalo gt šŸ™‚
        iya, udh pgn bgt bikin, tp sialnya laptop ak lg rusak. bete, gabisa nulis 2 hr šŸ˜¦

    1. aduh nak. kasian sekali kamu sampe nyasar ke tempat beginian :pp
      ini galau2nya aku soal si leader-nim hihi. iyah! setujuh! JUNG YUNHO harus liat inih! *bawa2 golok*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s