Waktu.

Detik menjelma menit,

menit berubah jam,

jam mengalun hari,

dan hari tiba,

kepada waktu yang tak mau menunggu.

Bahkan untuk sebuah rasa,

waktu terang-terangan meningkahinya.

Tak mau mengalah,

tak mau dijamah.

Untuk berjenak-jenak rindu yang tergurat,

waktu inginnya berlari cepat-cepat,

meninggalkan sang jiwa yang sekarat.

Pagi menjadi terlalu sebentar,

dan malam berubah menjadi terlalu singkat.

Hingga mendamba tak lagi sempat,

dan jatuh cinta menjadi terlalu berat.

Terengah-engah, namun tak mau menyerah.

Setiap yang terjejak, tak ingin melemah.

Meski yang tak terkatakan memberati langkah.

Demi rindu yang membiru,

demi luka yang bersemburat kelabu,

dan cinta yang bersembunyi dengan malu-malu,

sebuah tanya jadi tercipta.

jika waktu memang tak bisa diputar kembali,

kalau berhenti,

dan memilih menunggu saja di sini,

akankah waktu mau mengembalikanmu padaku?

Iklan

Satu pemikiran pada “Waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s