Perempuan Kedua

note : kalau kamu suka nonton drama korea nih, kan biasanya ada yang jadi cewek yang suka sama pemeran utama cowok tapi nggak berbalas tuh. jadi kesannya dia tuh cuma jadi pengganggu hubungan antara pemeran utama cewek sama pemeran utama cowoknya. aku sih nyebutnya second girl, alias cewek yang kedua. biasanya sih itu cewek cantik tapi tingkahnya nyebelin nggak karuan. tapi sebenernya kadang-kadang si second girl ini justru jadi pemeran yang paling manusiawi dalam drama korea itu. nggak tau kenapa, tapi setelah nonton brilliant legacy aku jadi bisa sedikit bersimpati sama yang namanya second girl, dan akhirnya jadi deh puisi di bawah ini. so, puisi ini aku dedikasikan buat yoo seung mi dan temen-temennya yang apesnya dapet kisah hidup kayak dia, semoga kalian semua menemukan apa yang menjadi takdir kalian yaa ๐Ÿ™‚

***

kau,

yang menawarkan bahu saat aku menangis,

yang menyediakan punggung saat aku kelelahan,

yang menggandeng tanganku,

yang membuatku tersenyum.

 

kau,

yang mengangkat setiap teleponku,

yang membelikan eskrim kesukaanku,

yang memboncengku dengan sepeda,

yang menemaniku bermain setiap pulang sekolah,

 

tolong,

beritahu aku,

bagaimana caranya menjadi yang tak terlihat?

bagaimana caranya jatuh cinta tanpa berharap?

bagaimana caranya menghapus ingatan dengan cepat?

 

tolong,

mengertilah,

aku telah terbiasa memanggilmu kakak,

aku telah terbiasa mengirimimu ucapan selamat malam,

aku telah terbiasa berada di sampingmu.

 

tolong,

jawab aku,

jika aku bukan perempuan pertama,

mengapa kau tak pernah berkata tidak?

mengapa kau pergi lalu datang lagi pada akhirnya?

mengapa kau menawarkan perasaan tanpa jawaban?

 

kau,

yang waktunya ku miliki terlalu lama,

beritahu aku,

bagaimana bisa pada akhirnya,

sampai berada di ujungnya,

aku lah yang kehilanganmu untuk selamanya?

Iklan
Perempuan Kedua

2 pemikiran pada “Perempuan Kedua

  1. dang, somehow I know I will like your writing a lot.

    kau,
    yang waktunya ku miliki terlalu lama,
    bisakah kau simply…
    get lost?

    Oh wait, I think I prefer me getting myself lost.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s