Untukmu, Lelakiku : Bagian Sebelas

Kamu,

kaukah itu yang datang waktu itu dalam mimpiku?

Tersenyum, menyentuh, bicara, dan membuatku jatuh cinta,

kamukah yang terasa asing sekaligus familiar itu?

Aku masih bisa mengingatnya, jika itu benar kamu.

Satu kalimat yang kau ucapkan kepadaku :

“Terserah kalau kau tidak mencintaiku. Yang penting aku tetap mencintamu.”

Kamu berteka-teki dengan hatiku di dalam mimpi,

memain-mainkan jarak yang terbaca di antara kita.

Kau datang, lalu hilang suatu kali.

Membuat bukan hanya mataku, tapi juga hatiku mencari-cari.

Kau benar, setiap cinta selalu menunggu.

Seperti juga milikmu.

Hingga aku tak perlu takut terlambat dan tak menemukanmu.

Karenanya,

terimakasih telah menjumpaiku kali ini.

Dan memberitahuku bahwa aku hanya perlu bersabar sebentar lagi.

Jadi, sampai jumpa lain kali.

Tuhan yang mngerti pasti akan mempertemukan kita dalam fragmen istimewa yang lain lagi.

 

 

Salam,

Wanitamu.

 

Iklan

2 pemikiran pada “Untukmu, Lelakiku : Bagian Sebelas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s