Untukmu, Lelakiku : Bagian Enam

Halo, kamu.

Maaf, karena malam ini lagi-lagi aku memikirkanmu tanpa sepengetahuanmu.

Aku sedang berpikir, mungkin kamu telah memulai perjalananmu untuk menemukanku,

dan sekarang sedang tersesat di suatu tempat yang aku tidak tahu.

Tak apa-apa,

kamu boleh istirahat sebanyak yang kamu mau.

Masuklah ke kedai kopi terdekat dan pesanlah kopi yang jadi favoritmu,

supaya kau bisa bilang padaku bagaimana aku harus membuatkan kopi untukmu.

Pergilah ke toko kue langgananmu dan pilihlah apa yang jadi kesenanganmu,

supaya kau bisa cerita padaku tentang rasa kue yang pas di lidahmu.

Datanglah ke toko musik di salah satu sudut kotamu dan dengar baik-baik lagu yang kau kenang sepanjang waktu,

supaya kau bisa menyanyikannya untukku di setiap penghujung hariku bersamamu.

Bermainlah sepuasnya dengan teman-temanmu dan ingat baik-baik kebahagiaan itu,

supaya kau bisa membaginya kelak dengan anak-anak dan aku.

Mendekatlah pada ibumu dan beri dia pelukan terbaikmu,

supaya kau bisa memberiku pelukan yang sama eratnya ketika aku membutuhkan itu.

Kamu,

istirahatlah ketika tersesat tapi jangan lupa datang padaku.

Kelak, jika tiba waktumu dan aku bertemu,

bawa semua hal itu sebagai hadiahmu untukku.

Dan kalau kamu sudah siap memulai lagi perjalananmu,

kuberi satu petunjuk untukmu :

kau cukup berjalan lurus saja untuk bisa sampai kepada hatiku.

Salam,

Wanitamu.

Iklan

4 pemikiran pada “Untukmu, Lelakiku : Bagian Enam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s