Candu

Kamu,

bukan salah satu dari yang tampan, manis, atau semacam itu.

Romantis juga bukan identitasmu,

apalagi kalau ditambah dengan embel-embel ahli merayu.

Tak ada yang spesial, menurutku.

Kecuali kalau kita mau ikut menghitung suara tawamu.

Atau caramu membuatku betah berlama-lama memandangimu.

Atau kemampuanmu membawaku dalam labirin rindu.

Atau betapa mudahnya kau membuatku menginginkanmu,

seperti candu.

Menemukanmu,

itu kerja sepasang mataku.

Berdebar karenamu,

itu tugas jantung di rongga dadaku.

Memikirkanmu,

itu kegiatan otak dalam kepalaku.

Tersenyum untukmu,

itu kewajiban bibirku.

Memerah karena pandanganmu,

itu yang selalu dilakukan pipi dan leherku.

Bergetar karena sentuhanmu,

itu refleks alami kulitku.

Merindukanmu,

itu kebiasaanku.

Tak apa-apa, kataku.

Aku baik-baik saja dengan semua itu.

Kamu,

tak usah tahu selain satu,

aku tak pernah main-main mencintaimu.

Iklan
Candu

2 pemikiran pada “Candu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s