Selamat Ulang Tahun, Cinta

Title : Selamat Ulang Tahun, Cinta

Author : yuridista

Genre : romance, yaoi

Casts : Kim Jaejoong, Jung Yunho

Rating : AA-PG

BGM : You’re So Beautiful-Kim Junsu (OST Scent Of A Woman)

***

26 Januari 2012. 27 tahun. “Aku sudah tua, eh?” tanyaku, menatap bayanganku yang balik memandangku dari dalam cermin di hadapanku. Aku meneliti wajahku. Sedikit jerawat. Noda-noda hitam. Kerutan di bawah mata. Selebihnya, kurasa aku baik-baik saja. Masih layak disebut sempurna. Hei, itu memang kenyataannya, kan?

Aku menyeringai pada bayanganku, mengagumi diriku sendiri sedikit lebih lama hanya untuk menyadari bahwa aku belum memasak. Padahal Yoochun dan Junsu akan datang malam ini, ingin merayakan bertambah tuanya aku, katanya. Aku, sih, iya-iya saja. Toh, kalau boleh jujur aku masih terlihat jauh lebih muda daripada dua anak itu. Kalau tidak percaya, tanyakan saja pada gadis-gadis yang suka memenuhi timeline twitterku. Eh, tunggu. Aku menepuk dahiku. Bukankah seharusnya aku segera memasak? Well, Jae, kelihatannya kau mulai pikun. Yah, kau tampan tapi pikun. Terimalah kenyataannya, aku membatin lagi, seraya beranjak keluar menuju dapurku.

***

Masakan sudah siap. Steak dan bebek panggang dan beberapa botol wine tampaknya cukup untuk memenuhi ekspektasi Yoochun dan Junsu atas perayaan sebuah ulangtahun. Dengan semua ini, pujian sudah pasti aku dapatkan dari mereka. Dan kalau beruntung, mungkin aku akan dapat hadiah. Hehe. Aku mengecek jam dinding di atas kulkasku. Pukul delapan. Kurasa mereka belum akan tiba sampai sejam lagi. Sebaiknya aku segera mandi dan bersiap-siap. Ini akan jadi malam yang panjang dan penuh adegan dramatis, Kim Jaejoong.

***

Pukul delapan tigapuluh, tapi interkom apartemenku sudah berbunyi. Aku mengangkat alis, berhenti sejenak dari kegiatan mengancingkan kemeja kotak-kotak favoritku. Datang lebih awal jelas bukan kebiasaan Yoochun maupun Junsu, jadi bisa dipastikan siapa pun yang sedang berdiri di depan pintu apartemenku sekarang bukan salah satu mereka. Aku buru-buru mengancingkan kemejaku dan beranjak keluar kamar. Well, bagaimanapun juga ini hari ulangtahunku, kan? Mungkin aku dapat kiriman hadiah.

Tidak ada wajah siapapun ketika aku mengecek interkom, tapi toh aku tetap membuka pintunya juga. Dan katakanlah aku sudah gila, karena ketika aku memutar kenop pintuku, yang aku temukan adalah dia, berdiri membelakangiku dengan setelan jas membalut tubuhnya. Aku ternganga. Tidak percaya.

Dia berbalik. Aku terkesiap. Demi Tuhan, dia benar-benar Jung Yunho! Jung Yunho TVXQ ada di sini. Jauh lebih tampan dari terakhir kali aku melihatnya. Dan sepertinya dia juga bertambah tinggi beberapa senti meski aku tahu itu tidak mungkin. Dan entah bagaimana, aku merasa Yunho sedang tersenyum padaku sekarang. Manis dan keren di saat yang bersamaan.

“Hei, Jae,” katanya lembut.

Aku mengerjapkan mata. “Err—halo,” aku membalas, masih ragu dengan keabsahan penglihatan dan cara kerja otakku.

“Apakah aku menganggu—datang tiba-tiba seperti ini?” tanyanya, menatapku dengan pandangan salah tingkah.

Aku menggeleng, agak terlalu cepat dari yang seharusnya. “Tidak, tidak. Tentu saja tidak.”

Yunho tersenyum lagi. “Syukurlah,” ujarnya, terdengar benar-benar lega. “Oh, dan ini untukmu,” katanya, mengacungkan sebuah kotak kue ke arahku, “Selamat ulang tahun, Jae.”

Aku menerimanya. “Well, trims. Aku senang kau masih ingat.”

“Tentu saja. Aku tidak setua itu untuk menjadi pelupa,” gurau Yunho, berlagak tersinggung.

Aku menggaruk tengkukku. “Mau masuk? Aku sedang akan merayakan ulangtahunku, sebenarnya,” kataku tak yakin.

Mata Yunho melebar. “Benarkah? Sendirian saja?” tanyanya.

Aku mengangkat bahu. “Sudah biasa.”

“Kalau begitu baiklah. Bagaimanapun juga, harus ada yang merayakan ulangtahun seorang Kim Jaejoong, kan?” dia menyahut, “atau besok kau akan muncul di headline majalah gosip dengan tampang depresi dan segelas wine di tangan.”

Aku tergelak. “Ide bagus. Masuklah, Yunho-ya,” ajakku padanya, dalam hati sudah girang luar biasa. Well, sepertinya aku harus segera mencari cara untuk membuat Yoochun dan Junsu membatalkan perjalanan mereka ke sini. Mereka bisa menunggu, benar, kan? batinku seraya tersenyum pada punggung Yunho yang kini sedang berjalan di depanku.

 

DING!

 

p.s : selamat ulangtahun, Jae. Teruslah menjadi tampan. Teruslah tersenyum. Teruslah mencintai Yunho. Teruslah menyayangi Yoochun, Junsu, dan Changmin. Teruslah menjadi seorang Kim Jaejoong yang dicintai dunia šŸ™‚ #AKTF

Iklan

2 pemikiran pada “Selamat Ulang Tahun, Cinta

  1. Annyeong šŸ™‚

    Aku suka dengan penulisan di fic ini. Ringan dan manis. Jaemma jadi terkesan narsis sekali. Hehehe…

    EYD yg kmu gunakan jg rapi. Paragraf dan kalimat disusun dgn sangat rapi. Itu salah satu poin aku sangat nyaman dalam membacanya. Sayang, fic ini pendek šŸ˜¦ Apa ada lanjutannya?

    Oh ya. Alangkah baiknya klo kalimat asing seperti: Well, Trims, dll, ditulis dalam huruf italic šŸ™‚

    Mungkin hanya segitu yg ingin aku komenarin šŸ™‚
    .
    .
    …xXx…
    Regards,

    Jeanne

    1. aaaah makasih banget yah udah mau meluangkan waktu buat baca dan komenin tulisanku >///< *deep bow*
      makasih buat pujiannya šŸ™‚
      kependekkan yah? hehe abisnya bikinnya keburu-buru sebelum lewat tanggal 26 januari. mungkin ga ada lanjutannya, tapi aku nulis fic2 lain yg isinya momen2 dbsk juga. kalo sempet dibaca yah šŸ™‚
      sip. lain kali akan lebih diperhatiin lagi penulisannya.
      sekali lagi makasih yah. i feel really honored to have such a great reader like you šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s