[#15HariNgeblogFF] Ini Bukan Judul Terakhir.

“Ti,” Langit memulai, merangkulkan sebelah tangan ke bahuku.

Aku menoleh padanya, membiarkan angin menyapu helai-helai rambut dan wajahku. “Hmmm?”

“Boleh lihat telapak kaki kamu nggak?” tanyanya kemudian. Raut wajahnya serius tapi sepasang matanya tersenyum jenaka.

Aku tertawa. “Lagi?” balasku, merujuk pada kebiasaan menggombalnya yang seringkali datang tiba-tiba seperti ini.

Langit nyengir, memamerkan deretan giginya yang rapi. “Dengerin dulu, dong. Fresh from the oven, nih,” katanya, menarikku lebih dekat lagi padanya.

Aku memutar mata meski akhirnya mengangguk juga. “Oke, terusin.”

“Jadi, boleh lihat telapak kaki kamu nggak?” ulangnya.

“Boleh, deh”, jawabku menurutinya. “Emangnya mau diapain?”

Dia menyeringai kemudian berujar, “Kata orang, kan, surga itu adanya di telapak kaki ibu. Jadi, sekarang aku pengen lihat surganya calon ibu dari anak-anakku,” ucapnya, kini menatapku dengan kesungguhan yang membuat perutku rasanya seperti digelitiki.

“Gombalnya,” aku merutuk, meski sebenarnya tersipu. Langit memang jago berkata-kata, dan kalau dipikir-pikir mungkin justru itulah yang membuatku pada akhirnya jatuh cinta padanya—pada bagaimana dia selalu bisa membuatku merasa seolah dialah yang beruntung mendapatkanku, bukan sebaliknya.

***

Aku tersenyum-senyum sendiri saat mengingat kenangan ketika Langit memintaku menunjukkan telapak kakiku padanya. Lagi-lagi, aku hanya bisa bertanya-tanya pada diriku sendiri bagaimana sejak pertama kali kami berkenalan lelaki itu selalu berhasil mengejutkanku dengan tingkah dan kata-katanya yang tak biasa, sama seperti sekarang…

Sayang, mau denger sesuatu nggak?

Itu bunyi pesan singkat yang dikirimkannya dua menit lalu.

Aku tersenyum kemudian mengetik balasan singkat. Apa lagi kali ini?

Kamu tahu nggak besok tanggal berapa? Dia membalas.

Tahulah. Sepuluh, kan?

Hmm. Kalau gitu, kamu tahu nggak tanggal ulangtahun aku?

Aku memutar mata. Tahulah, Ganteng. Kebangetan, deh, nanyanya.

Hehe. Kalau jenis kelamin calon anak kita, udah tahu juga, ya? Dia membalas lagi.

Tahuuu. Serius, aku nggak ngerti kenapa kamu nanyain ini semua.

Tunggu dulu. Aku yakin, nih, kalau kamu pasti nggak tahu yang satu ini.

Aku mengangkat alis membaca pesannya. Hah? Apaan emangnya?

Kamu pasti nggak tahu, kan, kalau aku tuh cintaaa…banget sama kamu? :p

Tawaku berderai begitu pesannya tiba. Suamiku, punya ilmu apa, sih, sampai bisa bikin aku tergila-gila sebegininya?

Eh, Sayang. Ini bukan judul terakhir, loh. Pesannya datang lagi sebelum aku sempat membalas yang terakhir.

Aku mengetik cepat. Loh, emang ada judulnya, ya?

Iya, dong. Yang tadi itu judulnya Kata-kata Cinta Buat Istriku Nomer 50. Dia membalas, dan aku ngakak lagi.

Aneh-aneh aja kamu, nih. Jadi masih ada lanjutannya lagi, nih?

Masih, dong. Ntar aku kasih pas pulang dinas ini.

Aku merengut, teringat sudah tiga hari dia meninggalkan aku sendirian di rumah karena harus pergi dinas ke Surabaya. Makanyaaa…cepetan pulang, dong, Sayang. Aku kangen, nih.

Kangen aku apa kangen gombalanku yang dahsyat itu? 😉 Balasnya menggodaku.

Aku langsung tersipu, meski jelas-jelas dia tak bisa melihatku. Dua-duanya. Pulang, yah, makanya. Cepetan.

Balasannya datang semenit kemudian. Iya, iya. Besok aku pulang. Keep missing me, ya. Udah tahu, kan, kalau aku cinta kamu banget?

Iya, Bawel. Selamat istirahat. Kerja yang bener, jangan kebanyakkan bikin gombalan baru :p Aku juga cinta kamu, Ganteng.

Aku membaca lagi balasanku sebelum mengirimnya. Selamat malam, Suamiku. Kutunggu judul yang selanjutnya, ya…

p.s : gombalan-gombalan Langit di atas dicomot dari koleksi gombalan adek cowok saya yang namanya nggak bisa disebut padahal dia aslinya pengen terkenal :p makasih, dek, gombalanmu nendang, deh!

Iklan

10 pemikiran pada “[#15HariNgeblogFF] Ini Bukan Judul Terakhir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s