Pabo Namja

Title : Pabo Namja

Author : Yuridista

Casts : Kim Myungsoo/ L, Park Hyemin (OC)

Genre : Romance

Rating: AA-PG

BGM : Lately-Infinite

Note : Ini FF request mendadak dari adek saya. Maaf atas keparahan tata bahasanya. Enjoy!

***

Seorang gadis dan seorang pemuda tengah berbaring telentang di padang rumput dekat sekolah mereka. Si gadis tampak sibuk memainkan bunga dandellion di sela jemarinya, sedangkan si pemuda tampaknya hanya ingin menikmati angin yang menyapu lembut wajahnya sambil memejamkan mata, tanpa melakukan apa-apa.

“Hei bocah. Aku ingin tahu siapa yang akan kau ajak ke pesta dansa hari Sabtu besok.” Park Hyemin, nama si gadis, bertanya seraya berguling ke samping—ke arah si pemuda.

“Aku tidak pergi,” gumam Kim Myungsoo, pemuda itu, tanpa membuka matanya.

Hyemin memberengut. “Kau tidak asyik. Membosankan,” ejeknya, mendorong pelan bahu Myungsoo.

“Dasar bodoh. Pestanya yang membosankan, bukan aku,” balas Myungsoo datar.

“Aku akan pergi dengan Woohyun, kau tahu? Jangan iri, ya?” Hyemin berujar, nadanya terdengar berpuas diri.

Myungsoo membuka mata. “Woohyun? Anak aneh itu?” tanyanya, kini memandang Hyemin ingin tahu.

Hyemin mencibir. “Dia tidak aneh, tahu,” tukasnya tak terima.

“Jangan pergi dengannya. Dia itu tidak bisa diandalkan,” kata Myungsoo, memilih untuk mengabaikan ucapan gadis di sampingnya.

“Kayak kau bisa saja,” balas Hyemin, “dan kau, Kim Myungsoo, jangan coba-coba mengacaukan kencanku dengan Woohyun. Kau akan mati di tanganku kalau berani melakukannya.”

Hening sebentar.

“Kurasa aku akan pergi ke pesta itu juga. Gadis bernama Lee Chaerim itu sudah mengajakku sejak tiga hari yang lalu,” gumam Myungsoo tiba-tiba.

Hyemin melotot memandangnya. “Lho? Kaubilang kau tak akan pergi?” tuntutnya, kini mengguncang-guncang bahu Myungsoo dengan berlebihan.

Myungsoo memutar matanya. “Bukan urusanmu aku pergi atau tidak. Urus saja kencanmu bersama Woohyun. Jangan pedulikan aku.”

“Ish, menyebalkan. Kau sangat menyebalkan, Kim Myungsoo. Dasar gunung es jelek,” repetnya panjang pendek seraya bangkit dari posisi tengkurapnya.

Myungsoo menatap gadis yang cemberut di hadapannya itu seraya menyeringai lebar. “Bodoh,” gumamnya pelan, tapi rupanya Hyemin telanjur mendengarnya.

“Kau yang bodoh, dasar bodoh! Kim Myungsoo bodoh!” Hyemin mengomel lagi, membuang muka dari Myungsoo.

Myungsoo tertawa, tapi kemudian membatin dalam hati, ya, kau memang bodoh, Kim Myungsoo. Kalau suka padanya, seharusnya tinggal bilang saja, kan?

DING!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s